Jumat, 02 April 2021

Perekonomian Indonesia di era Joko Widodo

Masalah ekonomi pemerintahan Jokowi

1.      Utang Luar Negri

Pemerintah terus menambah utang dalam bentuk valuta asing (valas) di tengah situasi pandemi. "Di tengah situasi pandemi, pemerintah terus menambah utang dalam bentuk penerbitan utang valas yang rentan membengkak jika ada guncangan dari kurs rupiah," ujar dia, berdasarkan data International Debt Statistics 2021 yang dikeluarkan Bank Dunia, Indonesia tercatat menempati urutan ke-7 tertinggi di antara negara berpendapatan menengah dan rendah dalam Utang Luar Negeri (ULN). Jumlah utang Indonesia adalah 402 miliar dollar Amerika Serikat, jauh lebih besar dari pada Argentina, Afrika Selatan dan Thailand. Sementara itu, pemerintah pada tahun 2020 ini menerbitkan Global Bond sebesar 4,3 miliar dollar AS dan jatuh tempo pada 2050 atau tenor 30,5 tahun. Artinya, pemerintah sedang mewariskan utang pada generasi masa depan. setiap satu orang penduduk Indonesia di era pemerintahan Jokowi-Maa’ruf Amin tercatat menanggung utang Rp 20,5 juta. Perhitungan itu didapat dari total utang pemerintah sebesar Rp 5.594,9 triliun per Agustus 2020 dibagi 272 juta penduduk.

 

2.      Inflasi Yang Rendah

Inflasi yang rendah berakibat pada harga jual barang yang tidak sesuai dengan ongkos produksi dari produsen. Bahkan, tidak sedikit produsen yang menawarkan harga diskon agar stok tahun sebelumnya bisa habis terjual. Dalam jangka panjang jika inflasi tetap rendah maka produsen akan alami kerugian bahkan terancam berhenti beroperasi. Imbas dari berhentinya operasi, akan berdampak pada pekerja. Bhima mengatakan, pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terus mengalami kenaikan. Diperkirakan, jumlah karyawan yang di PHK dan dirumahkan mencapai 15 juta orang. Hasil survey ADB (Asian Development Bank) menunjukkan UMKM di Indonesia terus lakukan pengurangan karyawan setiap bulannya.

 

3.      Krisis Pandemi

Indonesia termasuk ke dalam 18 negara dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia versi Worldometers. Tingginya kasus positif Covid-19 membuat mobilitas masyarakat rendah, pertumbuhan ekonomi nasional mengalami penurunan hingga menyentuh level -5,32 persen akibat terlambatnya penanganan Covid19 yang dilakukan Pemerintah. Sementara itu, Bhima menyebut, China yang merupakan negara asal pandemi mencatatkan pertumbuhan positif 3,2 persen di periode yang sama. Vietnam juga tumbuh positif 0,3 persen karena adanya respons cepat pada pemutusan rantai pandemi, dengan lakukan lockdown dan merupakan negara pertama yang memutus penerbangan udara dengan China.



Kamis, 17 September 2020


5 Tempat Wisata Di Indonesia Yang Jarang Terekposes
Rasanya sudah tidak bisa dipungkiri lagi jika Indonesia merupakan salah satu dari sekian banyak negara yang memiliki keindahan alam yang sanggup memanjakan mata bagi para pengunjungnya. Oleh sebab itulah, negara kita sering menjadi destinasi utama bagi para pelancong baik dari dalam maupun luar negeri. Namun sayangnya, wisatawan-wisatawan tersebut biasanya hanya mengetahui destinasi-destinasi yang sudah umum seperti Bali, tiga Gili besar di Lombok, Bunaken, Raja Ampat, dsb.
Padahal jika mau mengeksplor lebih dalam dan jauh lagi, Indonesia memiliki banyak sekali destinasi wisata yang indah dan tentunya anti mainstream. Dan dari sekian banyak destinasi wisata anti mainstream yang ada di Indonesia, penulis setidaknya telah merangkum lima di antaranya. Berikut adalah listnya;

  1. Pantai ora

Pantai Ora merupakan sebuah surga tersembunyi”. Begitulah kata sebagian orang yang pernah berkunjung ke sana. Hal ini telah menjadikan pantai Ora sebagai destinasi wisata favorit di Maluku pada saat ini baik bagi turis lokal maupun mancanegara. Berlibur di pantai Ora dan menikmati keindahan alam sekitarnya maupun alam bawah lautnya akan memberikan suatu sensasi libutran yang tenang dan santai. Pantai Ora di Maluku dapat dikategorikan sebagai eco wisata atau wisata alam.

  1. Teluk Kiluan


Teluk Kiluan adalah objek wisata pantai yang terletak di Bumi Sari Natar, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Tempat ini dikenal oleh banyak wisatawan dengan potensi wisata bahari serta banyaknya lumba-lumba dan paus disekitarannya. Teluk Kiluan juga terkenal dengan keindahan alam dan surga bagi para pemancing handal. Karena setiap tahunnya diadakan lomba memancing yang diikuti oleh para pemancing dari seluruh Indonesia. Lokasinya berjarak 73 km dari Bandara Lampung dan dapat dicapai selama 3 jam menggunakan mobil.

  1. Pulau Labengki

Pulau Labengki ini terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara dan keindahan alamnya tidak kalah menarik apabila dibandingkan dengan Wakatobi ataupun Raja Ampat yang sudah begitu terkenal. Banyak orang yang menyebut pulau ini sebagai Raja Ampatnya Sulawesi dikarenakan destinasi ini memiliki nuansa yang hampir sama dengan Raja Ampat yang terdiri dari karang-karang besar yang menjelang di atas samudera di berbagai titiknya. Gugusan pulau karang besar dan kecil ini dipetakan menjadi pulau Labengki Besar dan pulau Labengki Kecil. Pulau Labengki ini tidak hanya memiliki keindahan di bagian atas lautnya saja. Tetapi keindahan bawah lautnya juga sangat indah untuk dikagumi. Berbagai biota laut yang hidup di sini masih terjaga kealamianya. Di pulau ini banyak terdapat titik-titik spot penyelaman yang sangat berkelas yang merupakan habitat spesies Kima atau Kerang Raksasa yang besarnya bisa mencapai sekitar 50cm. Dan Kima disini tercatat sebagai Kima terbesar kedua di dunia.

  1. Pulau Kenawa

Pulau Kenawa merupakan salah satu pulau kecil yang terletak di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Terletak di Indonesia bagian tengah, pulau Kenawa merupakan sebuah pulau tropik yang sangat indah dan mengumkan. Pulau Kenawa memiliki luas sekitar 13 hektar dan merupakan sebuah pulau yang tak berpenghuni. Di pulau Kenawa, Anda akan disambut oleh pemandangan yang sangat indah, ditambah dengan pasir putih yang terhampar luas di tiap sisinya serta padang rumput dengan ilalang tinggi yang terdapat di tengahnya. Pulau ini juga belum mempunyai sumber listrik dan juga air bersih. Kondisi inilah yang membuat di pulau ini tidak memiliki fasilitas penunjang. Yang ada hanyalah saung-saung kecil sederhana yang dibangun untuk duduk dan menggelar tikar.
Pulau Kenawa ini sebenarnya hanya berbentuk sebuah pulau kecil di tengah laut dengan dataran rendah yang terhampar dihiasi ilalang-ilalang tinggi dan padang savana yang indah.


  1. Pulau Derawan


Kepulauan Derawan adalah sebuah kepulauan yang berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Di kepulauan ini terdapat sejumlah objek wisata bahari menawan, salah satunya Taman Bawah Laut yang diminati wisatawan mancanegara terutama para penyelam kelas dunia.Kepulauan Derawan memiliki tiga kecamatan yaitu, Pulau Derawan, Maratua, dan Biduk Biduk, Berau.Sedikitnya ada empat pulau yang terkenal di kepulauan tersebut, yakni Pulau Maratua, Derawan, Sangalaki, dan Kakaban yang ditinggali satwa langka penyu hijau dan penyu sisik.

Nah itulah lima dari sekian banyak destinasi wisata anti mainstream yang berada di Indonesia. Tetapi perlu diingat, jika berkunjung ke tempat-tempat seperti yang telah saya sebutkan di atas yang notabene merupakan alam bebas, Anda pasti membutuhkan sebuah tas yang berguna untuk membawa banyak barang bawaan Anda.



Dan oleh karena itulah, backpack METROPOLITE dari Dynamic Projekt bisa menjadi pilihan yang sangat tepat untuk Anda pilih. Dengan harga yang terjangkau. 
https://www.instagram.com/dynamicprojekt/
https://www.instagram.com/dynamicprojekt/
https://www.instagram.com/dynamicprojekt/